
Dungkek, manasymut.sch.id – MA Nasy-atul Muta’allimin Candi Dungkek menggelar kegiatan literasi bertajuk “Ngobrol Kepenulisan” pada Minggu (08/02/2026) pukul 09.00 WIB. Kegiatan yang berlangsung di lingkungan madrasah ini menghadirkan Komunitas Damar Korong sebagai narasumber dan diselenggarakan bersama mahasiswa PPL UPI Sumenep. Puluhan siswa dan siswi mengikuti kegiatan tersebut dengan penuh antusias, menjadikannya ruang belajar yang inspiratif sekaligus memperkuat budaya literasi di kalangan pelajar.
Sebanyak lima pemateri dari Komunitas Damar Korong hadir berbagi pengalaman dan pengetahuan kepenulisan, di antaranya Faidi Rizal Alief yang membahas kepenulisan puisi, Matroni Muserang mengenai penulisan esai sastra, Helmi tentang teknik menulis cerpen, serta Laila Nur Diana yang mengulas proses kreatif dalam berkarya. Kegiatan ini dimoderatori oleh Andi Najmi, mahasiswa Universitas PGRI Sumenep yang sedang melaksanakan PPL di MA Nasy-atul Muta’allimin.
Wakil Kepala Bidang Kurikulum MA Nasy-atul Muta’allimin, Ach. Kholish, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan momentum penting bagi madrasah. Ia menyampaikan, “Kegiatan seperti ini merupakan momentum yang langka sekaligus sangat berharga bagi madrasah, karena tidak setiap saat kita memiliki kesempatan menghadirkan para penulis hebat secara langsung di tengah-tengah siswa.”
Ia juga menambahkan, “Meskipun para narasumber berasal dari daerah lokal, karya-karya mereka telah menembus tingkat nasional dan menjadi inspirasi bagi banyak kalangan. Ini menjadi bukti bahwa siapa pun bisa berkarya besar dari lingkungan sederhana.”
Lebih lanjut, Ach. Kholish menjelaskan bahwa madrasah secara khusus mengganti kegiatan belajar mengajar reguler dengan sesi literasi tersebut agar siswa memperoleh pengalaman belajar yang lebih bermakna. “Karena pentingnya kegiatan ini, madrasah sengaja mengganti KBM reguler dengan pelatihan kepenulisan agar siswa mendapatkan pengalaman belajar yang lebih inspiratif serta menumbuhkan semangat berkarya sejak dini,” ujarnya.

Salah satu narasumber, Matroni Muserang, mengungkapkan rasa bahagianya melihat antusiasme siswa selama kegiatan berlangsung. Ia mengapresiasi kepedulian madrasah terhadap literasi, mengingat tidak semua sekolah memberikan perhatian serius pada pengembangan kemampuan menulis siswa. Menurutnya, kegiatan tersebut terasa istimewa karena lahir dari kepedulian bersama antara komunitas literasi dan pihak madrasah, bukan sekadar kegiatan seremonial.
Sementara itu, Ketua PPL 57 UPI Sumenep, Moh. Ali Banun Kalim, menilai kegiatan ini sangat membantu siswa dalam memperluas wawasan sekaligus memupuk minat dan bakat kepenulisan. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut di masa mendatang. “Kami berharap kegiatan ini menjadi langkah awal bagi siswa untuk berani mengekspresikan ide, gagasan, dan pengalaman mereka melalui karya tulis yang kreatif, sehingga lahir generasi penulis muda dari lingkungan madrasah,” tuturnya.
Antusiasme peserta juga terlihat dari tanggapan salah satu siswa kelas X, Marvin, yang mengaku sangat terbantu dengan materi yang disampaikan. “Materinya sangat jelas, detail, dan mudah dipahami. Kegiatan ini membuat saya semakin termotivasi untuk belajar menulis dan mencoba menghasilkan karya sendiri,” ungkapnya.
(Lis & Kal)




