
Dungkek, manasymut.sch.id – Madrasah Aliyah Nasy-atul Muta’allimin Candi, Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep terus menunjukkan komitmennya dalam melakukan transformasi digital di lingkungan pendidikan. Menyongsong tahun ajaran baru, madrasah tersebut mulai mempersiapkan sistem presensi digital sebagai bagian dari penguatan administrasi berbasis teknologi.
Untuk merealisasikan program tersebut, MA Nasy-atul Muta’allimin menggandeng Muqtafi, seorang developer asal Sumenep yang dipercaya untuk mengembangkan aplikasi daftar hadir online bagi siswa.
Pada Sabtu, 9 Mei 2026, bertempat di kantor MA Nasy-atul Muta’allimin, dilakukan uji coba sistem presensi digital yang dipresentasikan langsung kepada Kepala Madrasah dan Wakil Kepala Madrasah bidang Kurikulum. Uji coba ini menjadi tahap penting sebelum aplikasi tersebut diterapkan secara resmi pada tahun ajaran baru mendatang.
Sistem presensi online tersebut nantinya dapat diakses melalui laman presensi.manasymut.sch.id, sehingga memudahkan akses data kehadiran siswa secara cepat dan terintegrasi.
Muqtafi selaku developer yang menggarap aplikasi tersebut menjelaskan bahwa secara umum sistem yang dibuat sudah siap digunakan. Namun tahap uji coba tetap diperlukan untuk memastikan seluruh kebutuhan pihak madrasah telah terakomodasi dengan baik di dalam sistem.
“Secara umum aplikasi ini sebenarnya sudah siap digunakan. Uji coba kali ini kami lakukan untuk memastikan bahwa keinginan pihak madrasah sudah sesuai dengan menu dan fitur yang tersedia pada aplikasi. Selain itu, kami juga ingin memastikan tidak ada error pada sistem sebelum benar-benar diterapkan,” jelasnya.
Dalam proses uji coba tersebut, Muqtafi mengakui masih ditemukan beberapa kendala teknis yang harus segera diperbaiki sebelum peluncuran resmi.
“Pada uji coba kali ini ada beberapa bagian yang masih error, salah satunya pada proses impor data siswa dari file Excel. Bagian ini masih perlu perbaikan agar proses input data bisa berjalan lebih lancar,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala MA Nasy-atul Muta’allimin, Fathor Rahman, M.Pd., menyampaikan bahwa digitalisasi administrasi madrasah menjadi bagian dari visi pengembangan lembaga agar lebih modern dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
“Saat ini MA Nasy-atul Muta’allimin sedang berusaha melakukan digitalisasi dan meng-online-kan beberapa administrasi sekolah. Termasuk presensi yang saat ini sedang digarap dan rapor digital yang telah berjalan selama satu semester,” ungkapnya.
Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya madrasah untuk meningkatkan efisiensi kerja, ketepatan data, dan kemudahan akses informasi bagi semua pihak yang berkepentingan.
Di sisi lain, Wakil Kepala Madrasah bidang Kurikulum, Ach. Kholish, M.Sc., menjelaskan bahwa digitalisasi administrasi madrasah, khususnya sistem presensi online, bertujuan untuk mempermudah akses data kehadiran siswa, baik bagi pihak internal madrasah maupun wali siswa.
“Digitalisasi administrasi madrasah, termasuk presensi online yang sedang kami garap saat ini, dilakukan untuk meningkatkan kemudahan akses data madrasah, khususnya terkait tingkat kehadiran siswa, baik untuk civitas madrasah maupun wali siswa,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa sistem presensi online tersebut tidak hanya berfungsi sebagai alat administrasi internal, tetapi juga menjadi sarana kontrol bagi orang tua dalam memantau kehadiran anak mereka di madrasah.
“Presensi online ini memungkinkan wali siswa untuk ikut mengontrol tingkat kehadiran putra-putrinya secara langsung dan lebih cepat,” tambahnya. (Lis)




