
Dungkek, manasymut.sch.id – Dalam rangkaian kegiatan Khatmil Qur’an dan selamatan gedung baru, MA Nasy-atul Muta’allimin melaksanakan pemotongan kambing dan ayam pada Ahad pagi, 4 Januari 2026, bertempat di halaman Gedung Baru MA Nasy-atul Muta’allimin. Kegiatan ini menjadi bagian penting dari tradisi syukur sebelum gedung baru digunakan secara aktif untuk kegiatan pembelajaran.
Sejak pagi hari, suasana kebersamaan tampak terasa di lingkungan madrasah. Guru, panitia, dan keluarga besar MA Nasy-atul Muta’allimin bergotong royong dalam proses pemotongan, pengolahan, hingga persiapan hidangan yang nantinya akan dinikmati bersama sebagai wujud kebersamaan dan rasa syukur.
Kepala MA Nasy-atul Muta’allimin, K. Fathor Rahman, menjelaskan bahwa pemotongan kambing dan ayam ini memiliki makna spiritual dan sosial yang mendalam.
“Pemotongan kambing ini kami niatkan sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas selesainya pembangunan gedung baru MA Nasy-atul Muta’allimin. Ini adalah simbol pengorbanan dan keikhlasan, bahwa setiap perkembangan dan kemajuan madrasah harus dilandasi niat yang tulus,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa pemilihan kambing sebagai hewan yang dipotong memiliki filosofi tersendiri dalam tradisi masyarakat dan pesantren.
“Kambing menjadi simbol pengorbanan dan kepatuhan, sebagaimana nilai-nilai yang ingin kami tanamkan kepada siswa. Kami ingin mengingatkan bahwa untuk mencapai sesuatu yang lebih baik, selalu ada proses pengorbanan, baik tenaga, waktu, maupun pikiran,” lanjut K. Fathor Rahman.
Menurutnya, praktik pemotongan hewan dalam selamatan juga memiliki kemiripan nilai dengan ibadah kurban, meskipun konteksnya berbeda.
“Memang ini bukan kurban seperti pada Idul Adha, tetapi semangatnya hampir sama, yaitu berbagi, mendekatkan diri kepada Allah, dan memperkuat kebersamaan. Dari kegiatan ini, kami ingin keberkahan itu mengalir, tidak hanya untuk madrasah, tetapi juga untuk semua yang terlibat di dalamnya,” jelasnya.
Ia berharap, melalui rangkaian selamatan yang diawali dengan pemotongan kambing dan ayam, lalu dilanjutkan dengan Khatmil Qur’an dan doa bersama, gedung baru MA Nasy-atul Muta’allimin benar-benar menjadi tempat yang membawa kebaikan.
“Kami berharap gedung ini menjadi ruang yang penuh keberkahan, tempat lahirnya generasi yang berilmu, berakhlak, dan siap mengabdi kepada masyarakat,” pungkasnya.
Kegiatan pemotongan kambing dan ayam ini menjadi pembuka rangkaian selamatan gedung baru, yang puncaknya diisi dengan Khatmil Qur’an dan doa bersama, sebagai ikhtiar spiritual agar seluruh aktivitas pendidikan di MA Nasy-atul Muta’allimin berjalan lancar dan diridai Allah SWT.




