Dungkek, manasymut.sch.id – Madrasah Aliyah (MA) Nasy-atul Muta’allimin melaksanakan Tes Kemampuan Akademik (TKA) mulai Senin, 26 Oktober 2026. Kegiatan yang diikuti oleh seluruh siswa kelas XII MA Nasy-atul Muta’allimin ini dijadwalkan berlangsung selama empat hari, hingga Kamis, 29 Oktober 2026, dengan memanfaatkan fasilitas Laboratorium Komputer dan Internet madrasah.

Pelaksanaan TKA menjadi salah satu agenda penting dalam rangka mengukur kemampuan akademik siswa melalui proses evaluasi yang terencana dan terstruktur. Selama kegiatan berlangsung, seluruh peserta mengikuti tes sesuai dengan jadwal dan sesi yang telah ditentukan oleh panitia. Penggunaan Laboratorium Komputer dan Internet juga menjadi bagian dari pelaksanaan tes berbasis teknologi yang menuntut kesiapan perangkat, jaringan internet, serta kedisiplinan peserta.

Operator MA Nasy-atul Muta’allimin, Safrawi, S.Pd., menjelaskan bahwa pelaksanaan TKA tahun ini dibagi menjadi dua sesi untuk memastikan seluruh siswa dapat mengikuti tes dengan tertib dan sesuai dengan pengaturan teknis yang telah disiapkan.

“Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik di MA Nasy-atul Muta’allimin kami laksanakan dalam dua sesi. Pembagian sesi ini dilakukan agar seluruh siswa dapat mengikuti tes secara teratur, tertib, dan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. Kami juga menyiapkan perangkat komputer dan fasilitas internet yang digunakan selama pelaksanaan tes agar kegiatan dapat berjalan dengan lancar. Mengingat TKA dilaksanakan selama empat hari, kesiapan teknis dan kedisiplinan peserta menjadi hal yang sangat penting untuk diperhatikan,” ungkap Safrawi.

Ia menambahkan bahwa dukungan seluruh pihak di lingkungan madrasah sangat diperlukan untuk menjaga kelancaran kegiatan, mulai dari persiapan sarana dan prasarana, pengaturan peserta, hingga pelaksanaan tes pada setiap sesi. Dengan koordinasi yang baik, diharapkan seluruh rangkaian TKA dapat diselesaikan sesuai jadwal tanpa mengabaikan ketertiban dan kenyamanan siswa.

Kepala MA Nasy-atul Muta’allimin, Fathor Rahman, M.Pd., menyampaikan bahwa TKA merupakan momentum penting bagi siswa untuk menunjukkan kemampuan akademik sekaligus melatih kedisiplinan, tanggung jawab, dan kesungguhan dalam mengikuti evaluasi pendidikan. Ia berharap seluruh siswa dapat memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya.

“Tes Kemampuan Akademik ini bukan sekadar kegiatan evaluasi, melainkan juga kesempatan bagi siswa untuk menunjukkan hasil belajar, mengukur kemampuan diri, dan melatih sikap bertanggung jawab dalam menjalani proses pendidikan. Kami berharap seluruh siswa MA Nasy-atul Muta’allimin mengikuti setiap tahapan tes dengan sungguh-sungguh, jujur, disiplin, dan percaya diri. Jangan terburu-buru dalam mengerjakan soal, perhatikan petunjuk yang diberikan, dan manfaatkan waktu yang tersedia dengan sebaik-baiknya,” tutur Fathor Rahman.

Ia juga menegaskan pentingnya dukungan seluruh unsur madrasah agar kegiatan berlangsung dengan tertib. Menurutnya, pelaksanaan TKA yang baik tidak hanya bergantung pada kesiapan peserta, tetapi juga pada kerja sama antara pimpinan madrasah, guru, operator, dan seluruh petugas yang terlibat.

“Kami mengapresiasi kerja sama para guru, operator, dan semua pihak yang telah mendukung persiapan pelaksanaan TKA. Kami berharap kegiatan selama empat hari ini berjalan lancar hingga selesai. Apa pun hasil yang diperoleh nantinya, hendaknya menjadi bahan evaluasi dan motivasi bagi siswa untuk terus meningkatkan kemampuan akademik serta memperbaiki kualitas belajar. Madrasah akan terus berupaya memberikan pendampingan dan dukungan agar siswa dapat berkembang sesuai dengan potensi masing-masing,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Ach. Kholish, M.Sc., menilai pelaksanaan TKA perlu dipandang sebagai bagian dari proses pendidikan yang membantu memetakan kemampuan akademik siswa. Hasil evaluasi diharapkan dapat menjadi bahan refleksi bagi siswa sekaligus masukan bagi madrasah dalam meningkatkan mutu pembelajaran.

“Pelaksanaan TKA memiliki arti penting dalam proses evaluasi pendidikan karena dapat membantu siswa mengenali kemampuan akademiknya dan mendorong mereka untuk terus meningkatkan kualitas belajar. Kami berharap seluruh siswa mengikuti tes ini dengan persiapan yang baik, membaca soal secara cermat, memahami instruksi, serta mengerjakan setiap soal secara mandiri dan jujur. Kedisiplinan dan kejujuran harus tetap menjadi prinsip utama, karena keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari hasil akademik, tetapi juga dari karakter yang dibangun selama proses belajar,” jelas Ach. Kholish.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa pelaksanaan TKA juga menjadi pengingat bagi madrasah untuk terus memperkuat budaya evaluasi dan perbaikan pembelajaran. Menurutnya, hasil tes dapat menjadi salah satu bahan pertimbangan untuk mengidentifikasi aspek pembelajaran yang sudah baik maupun bagian yang masih perlu ditingkatkan.

“Dari sisi kurikulum, kegiatan evaluasi seperti ini perlu ditindaklanjuti dengan refleksi yang tepat. Hasil TKA diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai kemampuan siswa dan menjadi bahan pertimbangan dalam merancang pendampingan belajar yang lebih sesuai dengan kebutuhan mereka. Karena itu, kami mengajak siswa untuk tidak memandang tes sebagai sesuatu yang menakutkan, melainkan sebagai kesempatan untuk belajar, mengukur perkembangan diri, dan mempersiapkan langkah pendidikan selanjutnya. Kami juga berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung tertib, lancar, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” imbuhnya. (Lis)